Tel: (021) 7579 1378      Email: sekr-ptrrb@bppt.go.id

Rapat Tim BPPT dan Bappeda Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung

Kabupaten Pesisir Barat merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Lampung Barat berdasarkan Undang Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2012 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 231 dan Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5364), yang terletak di Provinsi Lampung.

Hasil pemekaran tersebut mencakup 11 kecamatan, yaitu Kecamatan Pesisir Tengah, Pesisir Selatan, Pesisir Utara, Lemong, Karya Penggawa, Pulau Pisang, Way Krui, Krui Selatan, Ngambur, Bengkunat, dan Kecamatan Bengkunat Belimbing. Secara keseluruhan wilayahnya terbentang seluas 2.907,23 km2, dengan jumlah penduduk mencapai 136.370 jiwa (data tahun 2011), serta jumlah desa/kelurahan sebanyak 117 desa/kelurahan.

Kabupaten Pesisir Barat berbatasan dengan Kabupaten Lampung Barat, Kabupaten Tanggamus, dan Ogan Komering Ulu (Sumatera Selatan) di sisi utara, Kabupaten Tanggamus di sisi timur, Samudra Indonesia di sisi selatan, dan di sebelah barat dengan Kabupaten Kaur (Bengkulu), yang beribukota di Krui yang terletak di Kecamatan Pesisir Tengah.

Pertanian

Kawasan pertanian tanaman pangan meliputi kawasan pertanian lahan basah, pertanian lahan kering, dan hortikultura. Saat ini lahan pertanian yang dapat diidentifikasi di Kabupaten Pesisir Barat adalah peruntukan pertanian lahan basah (sawah) yang tersebar di beberapa kecamatan, yaitu Kecamatan Pesisir Selatan, Ngambur, Pesisir Tengah, Karya Penggawa, Krui Selatan dan Kecamatan Pesisir Utara. Sedangkan untuk lahan kering yaitu padi ladang, terdapat di Kecamatan Pesisir Selatan, Ngambur, Bengkunat, Bengkunat Belimbing, dan Kecamatan Karya Penggawa, dengan luasan area padi ladang terbesar terdapat di Kecamatan Bengkunat Belimbing seluas 2.875 ha.

Pariwisata

Objek dan daya tarik wisata di Kabupaten  Pesisir Barat  yang ditetapkan sebagai sektor unggulan wisata bahari adalah:

Pariwisata Alam; jenis wisata ini merupakan andalan dari Pesisir Barat, salah satunya yang sudah mendunia adalah gelombang laut di 2 titik surfing yang atraktif, yaitu di Tanjung Setia dan Way Jambu yang telah didukung dengan parasarana perhubungan yang baik dan penginapan khusus bagi peselancar mancanegara (cottage). Kekuatan wisata alam kedua adalah ekowisata/wanawisata pada beberapa lokasi TNBBS seperti di Kubu Perahu dan perbatasan dengan Tanggamus (Rhino Camp). Strategi pengembangan wisata Pesisir Barat dapat dimulai dari pantai (paling banyak pengunjung dan adanya turis asing), dikaitkan dengan CAL dan TNBBS dan selanjutnya diperluas ke pariwisata budaya. Kegiatan wisata alam ini sudah mulai dikembangkan menjadi obyek wisata yaitu di kawasan khusus konservasi binatang liar di Kecamatan Bengkunat, dan kawasan taman buru di Kecamatan Bengkunat Belimbing.

Pariwisata Budaya; Wisata budaya dalam bentuk situs banyak terdapat di Kecamatan Pesisir Utara  dan Lemong (Rata Agung). Wisata budaya di Pesisir Utara dapat digabung dengan paket wisata bahari karena lokasi yang berdekatan.

Perkebunan

Ada beberapa komoditas tanaman perkebunan rakyat yang menjadi unggulan Kabupaten Pesisir Barat yaitu aren, cengkeh, kakao, kelapa, karet dan sawit.

Perikanan

Potensi perikanan terbesar di Kabupaten Pesisir Barat adalah perikanan tangkap karena letak Pesisir Barat yang berada di sepanjang garis pantai. Hal ini terutama dapat dilihat dari keberadaan berbagai lokasi pendaratan kapal nelayan dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

Peternakan

Potensi perikanan terbesar di Kabupaten Pesisir Barat adalah perikanan tangkap karena letak Pesisir Barat yang berada di sepanjang garis pantai. Hal ini terutama dapat dilihat dari keberadaan berbagai lokasi pendaratan kapal nelayan dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI).

Peta Administrasi Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung

Statistik Pengunjung

6.png5.png2.png3.png3.png
Today38
Yesterday58
This week38
This month1969

Hubungi Kami

Gedung 820 Teknologi Sistem Kebumian (Geostech), Kawasan Puspiptek, Tangerang Selatan 15314

Telp/Fax (021) 75791378